Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Internet of Things: apa itu?

Internet of Things: apa itu?
Internet of Things menyatukan semua objek fisik yang berkomunikasi dengan identitas digital yang unik. © DP/Pixabay
Internet of Things menyatukan semua objek fisik yang berkomunikasi dengan identitas digital yang unik. © DP, melalui Pixabay 

Definisi Internet of Things: Menurut International Telecommunication Union , Internet of Things (IoT) adalah "  infrastruktur global untuk masyarakat informasi, yang menyediakan layanan lanjutan dengan menghubungkan objek ( fisik atau virtual) menggunakan informasi interoperable yang ada atau berkembang dan teknologi komunikasi  ”. Pada kenyataannya, definisi dari apa itu Internet of Things tidaklah kaku. Ini melintasi dimensi konseptual dan teknis.

Secara konseptual, Internet of Things mencirikan objek fisik yang terhubung dengan identitas digital mereka sendiri dan mampu berkomunikasi satu sama lain. Jaringan ini menciptakan semacam jembatan antara dunia fisik dan dunia maya.

Dari sudut pandang teknis, IoT terdiri dari identifikasi digital langsung dan standar ( alamat IP , protokol smtp, http ...) dari objek fisik berkat sistem komunikasi nirkabel yang dapat berupa chip RFID , Bluetooth atau Wi- Fi .

Internet of Things: Aplikasi dan Masa Depan

Benda yang terhubung menghasilkan sejumlah besar penyimpanan data dan pengolahan dalam lingkup yang disebut big data . Dalam logistik, dapat berupa sensor yang digunakan untuk ketertelusuran barang untuk manajemen inventaris dan transportasi . Di bidang lingkungan, ini adalah pertanyaan tentang sensor yang memantau kualitas udara , suhu, tingkat suara, kondisi bangunan, dll.

Dalam otomatisasi rumah , IoT mencakup semua peralatan rumah tangga yang berkomunikasi, sensor ( termostat , detektor asap , detektor kehadiran, dll.), pengukur pintar , dan sistem keamanan yang terhubung ke perangkat jenis kotak otomatisasi rumah .

Fenomena IoT juga sangat terlihat di bidang kesehatan dan kesejahteraan dengan berkembangnya jam tangan terkoneksi , gelang terkoneksi dan sensor pemantauan tanda vital lainnya. Menurut berbagai proyeksi (Cisco dan perusahaan Gartner ), jumlah objek yang terhubung akan sangat meningkat selama bertahun-tahun. 

Apa itu Internet of Things?

Internet of Things, kadang-kadang ditulis IoT atau IOT (Internet of things), mengacu pada semua infrastruktur dan teknologi yang digunakan untuk membuat berbagai objek bekerja melalui koneksi Internet. Ini semua tentang objek yang terhubung. Objek-objek ini dapat dikendalikan dari jarak jauh, paling sering menggunakan komputer , smartphone atau tablet .

Dengan demikian, istilah Internet of Things mencakup semua benda dan perangkat fisik yang memiliki identitas digital. Ini mungkin benda sehari-hari di mana-mana di rumah (televisi, kulkas , mesin cuci, pemanas, pintu ke garasi listrik), peralatan atau sistem yang lebih kompleks seperti kendaraan (pesawat, mobil otonom ) dan penerangan kota.

Infrastruktur yang dibuat memungkinkan untuk menjembatani dunia maya dan objek fisik berkat teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu karakteristik utama Internet of Things adalah interoperabilitas, yang melibatkan perubahan perilaku suatu objek agar sesuai dengan objek lain.

Bagaimana cara kerja Internet of Things?

Internet of Things: apa itu?
Setiap objek yang dapat dikendalikan dari jarak jauh memiliki kartu identitasnya sendiri yang membuatnya unik dan dapat dikenali, dalam banyak kasus alamat IP . Nomor identifikasi digital inilah yang akan memungkinkan untuk menemukan objek ini dan memberikan instruksi dari komputer atau ponsel.

Instruksi yang dikirim beredar ke objek yang bersangkutan dengan meminjam saluran komunikasi: Wi-Fi, Bluetooth, chip RFID ... Misalnya, jika Anda melihat rintik hujan meluncur di jendela kantor Anda saat musim dingin mendekat , Anda dapat memesan pemanas di bawah lantai Anda untuk menyala dengan menekan tombol dari mana saja untuk menemukan suhu yang nyaman di rumah Anda saat Anda kembali.

Di tingkat komunitas, Internet of Things memungkinkan di kota-kota tertentu untuk mengontrol lampu lalu lintas cerdas yang berubah menjadi hijau ketika mereka mendeteksi mobil yang lewat.

Untuk apa objek terhubung digunakan?

Pada tingkat individu, objek yang terhubung menawarkan kenyamanan yang lebih besar dalam kehidupan kita sehari-hari. Mereka menghasilkan penghematan waktu yang sangat berarti, terkadang penghematan energi . Digunakan di berbagai industri, Internet of Things juga bertujuan untuk memenuhi beberapa tantangan utama hari ini dan masa depan.

Misalnya, mereka menawarkan kemungkinan menyimpan data dalam jumlah yang sangat besar. Smart city atau kota pintar mengatur lalu lintas atau penerangan secara real time sesuai jam sibuk. Teknologi ini membantu memecahkan sebagian masalah kemacetan di pusat kota dan polusi cahaya , serta mengurangi jejak karbon . Di sektor-sektor seperti industri dan pertanian , Internet of Things mengarah pada peningkatan produktivitas dan kemampuan yang lebih baik untuk mematuhi peraturan yang berlaku.

Teknologi ini membantu petani, misalnya, untuk mengetahui secara detail ramalan iklim dan kadar air tanah . Dalam transportasi umum, banyak sensor mengirimkan informasi berharga untuk mengontrol lalu lintas dan menginformasikan wisatawan secara real time. Di sektor kesehatan, perangkat pencitraan dan monitor yang terhubung meningkatkan kualitas perawatan yang ditawarkan kepada pasien.